Dampak Fast Fashion: Ternyata Bisa Berbahaya Bagi Makhluk Hidup
- ZESTIFIES

- Jul 8, 2024
- 2 min read

Zesties masih suka beli pakaian pada brand seperti Zara, H&M, Stradivarius, dan lain-lain? Kamu tau nggak sih kalau brand - brand tersebut adalah contoh dari fast fashion.
Apa Sih Fast Fashion Itu?
Fast fashion merupakan suatu model bisnis di industri pakaian yang berfokus kepada produksi cepat serta banyak untuk ngikutin tren terbaru dengan harga yang terjangkau. Mereka mengubah desain runway jadi produk siap pakai hanya dalam hitungan minggu. Fast fashion memang memudahkan kita untuk bisa membeli baju keren dengan harga yang murah, tetapi model bisnis ini sering dikritik karena dampak buruk yang dihasilkan bagi lingkungan, tenaga kerja, dan kualitas produk yang rendah.
Berikut terdapat beberapa ciri - ciri yang dapat membantu Zesties mengenali produk fast fashion:
1. Up to date pada tren dan model fashion
Produk fast fashion selalu memiliki banyak bentuk dan model. Enggak lupa juga untuk selalu mengikuti tren terbaru.
2. Periode yang singkat
Produk fast fashion seringkali berganti dalam periode atau kurun waktu yang cukup singkat, yaitu hanya sekitar 5-7 hari saja.
3. Diproduksi di negara tertentu
Mayoritas produk fast fashion dibuat di negara di Asia dan negara-negara berkembang, dimana upah pekerjanya yang cukup rendah tanpa adanya jaminan keselamatan kerja. Hal ini juga termasuk di Indonesia lho Zesties!
4. Kualitas bahan baku rendah
Fast fashion menggunakan bahan baku yang berkualitas rendah dan terbilang murah. Oleh karena itu, produk yang dihasilkan rentan tidak tahan lama.
So, Dampak dari Fast Fashion Apa Saja Ya?
Dampak yang dihasilkan dari fast fashion juga banyak ya Zesties yaitu sebagai berikut:
Membahayakan Kesehatan Tubuh
Industri fast fashion sering menggunakan pewarna tekstil yang murah dan berbahaya, hal ini yang dapat mencemari air dan membahayakan kesehatan manusia.
Bahaya dari Terhadap Lingkungan
Poliester menjadi salah satu bahan baku yang banyak digunakan dalam industri fast fashion. Ketika bahan polyester dicuci, maka poliester akan melepaskan serat mikro yang menambah jumlah sampah plastik. Bahan katun yang digunakan biasanya diolah dengan air dan pestisida dalam jumlah besar, yang dapat membahayakan pekerja, meningkatkan risiko kekeringan, menciptakan tekanan besar pada sumber air, menurunkan kualitas tanah, dan menimbulkan berbagai masalah lingkungan lainnya.
Beberapa Hewan Terancam Punah
Industri fast fashion juga dapat menyebabkan penurunan populasi hewan, karena banyak dari mereka memanfaatkan kulit binatang sebagai bahan baku, yang kemudian dicampur dengan berbagai zat kimia. Hal ini berdampak pada hewan seperti ular, macan, dan lainnya.
Menciptakan Perilaku Konsumtif
Industri fast fashion mendorong konsumen untuk sering berbelanja, karena mereka selalu memproduksi model terbaru sesuai tren. Hal ini memicu sifat boros dan ketidakpuasan.
Nah, ini beberapa penjelasan agar kamu bisa lebih memahami fast fashion beserta dampaknya. Apakah Zesties masih ingin menggunakan produk fast fashion?




Comments